Koordinasi Awal Produksi Benih Sumber Kakao Kabupaten Jayapura
Jayapura, 14 April 2026 - Peremajaan tanaman kakao di wilayah Papua merupakan langkah awal yang sangat penting untuk menggantikan tanaman kakao yang telah tua dan tidak produktif. Dalam rangka mendukung hal tersebut, BRMP Papua melaksanakan koordinasi terkait produksi benih sumber kakao Tahun 2026. Kegiatan koordinasi awal ini dilaksanakan pada 14 April 2026 bertempat di Gapoktan Nawa Tunas Baru, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura.
Ruang lingkup kegiatan Gapoktan meliputi pendampingan kepada petani dalam penerapan budidaya kakao yang adaptif terhadap perubahan iklim serta peningkatan kualitas biji kakao. Sejalan dengan hal tersebut, BRMP Papua memberikan dukungan melalui kegiatan produksi bibit kakao sebanyak 3.000 pohon. Bibit yang akan dihasilkan direncanakan menggunakan teknik sambung pucuk dengan klon-klon unggul yang adaptif terhadap hama dan penyakit kakao.
Klon entres yang direkomendasikan meliputi S1, S2, dan MCC02. Pemilihan klon unggul ini bertujuan untuk mengantisipasi serangan penyakit utama pada tanaman kakao, yaitu Vascular Streak Dieback (VSD).
Proses produksi bibit kakao direncanakan dimulai pada bulan Mei, sehingga pada bulan Desember bibit telah siap untuk didistribusikan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi kakao serta meningkatkan kesejahteraan petani.